Pelayanan Bank Mata Indonesia
Sebagai lembaga yang berfokus pada pengelolaan donasi mata, Bank Mata Indonesia memiliki berbagai layanan yang dirancang untuk mendukung kesehatan mata masyarakat, khususnya dalam upaya mengatasi kebutaan akibat kelainan kornea.
Penghimpunan Donor Mata
Pengelolaan & Distribusi Jaringan Kornea
Pelayanan Transplantasi Kornea (Melalui Rumah Sakit Mitra)
Edukasi & Sosialisasi
Pelatihan & Pengembangan SDM
Penelitian & Pengembangan
FAQ
Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan
Bank Mata Indonesia adalah lembaga yang bertugas menghimpun, mengelola, dan menyalurkan jaringan kornea dari donor mata untuk kebutuhan transplantasi, serta melakukan edukasi dan penelitian di bidang kesehatan mata.
Tidak. Bank Mata Indonesia hanya mengelola jaringan kornea. Proses operasi transplantasi dilakukan oleh dokter spesialis mata di rumah sakit mitra Bank Mata.
Setiap orang dapat menjadi donor mata tanpa batasan usia, jenis kelamin, maupun status kesehatan tertentu. Namun, jaringan kornea akan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kelayakan medis sebelum digunakan.
Tidak. Proses pengambilan kornea dilakukan dengan teknik medis khusus yang tidak merusak bentuk wajah jenazah. Wajah tetap dapat dilihat secara wajar oleh keluarga saat prosesi perpisahan.
Calon donor dapat mendaftar melalui formulir resmi Bank Mata Indonesia (tersedia di website maupun kantor Bank Mata terdekat). Setelah itu, calon donor akan mendapat kartu atau surat pernyataan donor mata.
Tidak. Sebagian besar pemimpin agama di Indonesia telah menyatakan bahwa donasi organ dan jaringan, termasuk donasi mata, diperbolehkan sebagai bentuk amal kemanusiaan yang dapat menyelamatkan orang lain.
Tidak ada. Menjadi donor mata tidak dipungut biaya apa pun.